• Jam Buka Toko: 08.00 s/d 17.00
  • Status Order
  • Tlp: 081234944443
  • SMS/WA: 081234944443
  • BBM : 5B21243B
  • isa.mansur24@gmail.com
Terpopuler:

Metode Penyajian

Kategori Blog

Kopi merupakan minuman yang banyak digemari oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak, dewasa, orang tua, laki-laki maupun wanita. Tak heran juga kopi banyak peminatnya, karena dengan aroma dan rasa yang pekat dan khas ini membuat orang-orang jatuh hati padanya.

Sebelum kita membahas cara penyajian kopi secara tradisional maupun modern, kita kenali dulu yuuk guys jenis-jenis kopi nusantara apa aja yaa
1. Kopi Arabika

Kopi arabika adalah jenis biji kopi tertua dan merupakan yang paling banyak dibudidayakan, biji arabika berharga lebih tinggi dipasar kopi. Biji kopi arabika akan jatuh dari pohonnya setelah matang, sehingga harus segera dipanen untuk mencegah tercampurnya dengan bau dan rasa tercampur dengan tanah..

Kopi arabika ini memiliki ciri ukuran biji lebih kecil dibanding dengan biji kopi robusta. Kopi arabika ini memiliki rasa dan aroma yang lebih nikmat. Harga kopi ini lebih mahal dari kopi robusta, karena kopi ini memiliki banyak kelebihan.. Kopi arabika memiliki banyak varian, diantaranya: bali kintamani, bluejava, prenger, arjuno, temanggung java jampit, wonosobo, aceh gayo, karlos, mandheling toba porsea, linthong, dolok sanggul, kalosi, gayo borbor, flores manggarai, flores bajawa, toraja sapan papua wamena, peaberry dan longberry gayo.
2. Kopi Robusta

Pohon kopi robusta merupakan tanaman yang tumbuh pada ketinggian rendah (permukaan laut sampai 600m), tahan pada kelembapan dan lebih tahan terhadap penyakit dibanding kopi arabika. Robusta juga matang dalam waktu sekitar setengah dari waktu yang dibutuhkan kopi arabika.

Biji kopi robusta tidak jatuh dari pohon saat ia matang. Sehingga tidak perlu segera panen. Kopi ini juga digunakan untuk kopi secara komersial dalam kaleng dan kopi instan karena lebih murah biaya produksi.

Kopi robusta memiliki ciri-ciri ukuran biji yang besar dan berbentuk oval. Robusta dapat tumbuh dalam lingkungan yang sejuk maupun di lingkungan yang tergolong panas. Kopi yang biasa tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis ini memang tidak memiliki aroma dan rasa 5sebaik kopi arabika. Rasanya juga cenderung pahit dan sedikit asam, serta kandungan kafeinnya lebih tinggi. Jadi wajar saja jika kopi jenis ini dihargai dengan harga yang lebih murah.

Kopi robusta juga memiliki banyak varian diantaranya: Robusta dampit, robusta temanggung, robusta sidikalang dan robusta flores bajawa.

Perlu kalian ketahui yaa guys bahwa cita rasa kopi itu tidak hanya bergantung pada asal jenis kopi tersebut, namun juga dipengaruhi dengan cara pengolahannya, kombinasi antara jenis kopi dengan kualitas baik dengan cara pengolahnnya yang tepat, maka akan menghasilkan rasa kopi yang benar-benar nikmat. Disini kita akan belajar teknik penyajian kopi dengan cara tradisional dan modern.